Dinsos PPPA Gunungkidul Selenggarakan Pelatihan Keterampilan bagi Masyarakat Perempuan Menuju Desa Prima di Kalurahan Selang

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan bagi Masyarakat Perempuan Menuju Desa Prima di Kalurahan Selang pada 7–9 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan perempuan dalam mendukung terwujudnya Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju dan Mandiri), sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui pemanfaatan potensi lokal.

Pelatihan secara resmi dibuka oleh Lurah Selang bersama Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Perempuan Dinsos PPPA Kabupaten Gunungkidul, Murniasih, S.IP. Dalam sambutannya, Lurah Selang mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan serta dikembangkan menjadi usaha yang bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat.

Sementara itu, Murniasih, S.IP., menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan semangat berwirausaha dan kemampuan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar.

“Melalui pelatihan ini kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Langkah kecil yang dimulai dari desa diharapkan mampu menjadi penggerak peningkatan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung terwujudnya Desa Prima,” ujarnya.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dasar-dasar kewirausahaan yang disampaikan oleh Berta, Pendamping Desa Prima. Materi meliputi pembentukan jiwa kewirausahaan, pengenalan peluang usaha berbasis potensi desa, pengelolaan usaha, serta pentingnya kreativitas dan inovasi dalam menghasilkan produk yang memiliki nilai jual.

Memasuki hari kedua dan ketiga, peserta mengikuti praktik pengolahan pangan berbahan baku lokal, yaitu singkong dan pisang. Dalam sesi praktik tersebut, peserta dibimbing membuat berbagai produk olahan, di antaranya roti ketela aneka isi, keripik ketela aneka rasa, brownies ketela parut lembut, dan bolu pisang slice cake. Selain teknik pembuatan produk, peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai pemilihan bahan, penyajian, hingga teknik pengemasan produk agar lebih menarik dan memiliki daya saing di pasaran.

Melalui pelatihan ini, Dinsos PPPA Kabupaten Gunungkidul mendorong masyarakat perempuan untuk mampu mengembangkan potensi pangan lokal menjadi produk bernilai tambah yang dapat dijadikan peluang usaha rumahan. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat kalurahan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Dinsos PPPA Kabupaten Gunungkidul dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan, penguatan jiwa kewirausahaan, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan lahirnya perempuan yang mandiri, produktif, dan berdaya, diharapkan terwujud Desa Prima yang mampu menjadi pilar pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Previous Audiensi Bersama BRIN Bahas Strategi Integrasi BLT untuk Pengentasan Kemiskinan

Leave Your Comment

Skip to content